fbpx

solusi rematik

Semakin banyak orang yang terkena rematik di usia muda. Padahal, penyakit yang satu ini identik dengan penyakit orang-orang tua. Sayangnya, ancaman penyakit ini banyak tidak diperhatikan oleh orang-orang muda. Karena mereka masih muda, mereka merasa tidak mungkin terkena rematik.

Fakta tentang meningkatnya jumlah penderita rematik saat usia muda ini harus didengungkan. Ini sebagai upaya untuk memberikan warning kepada anak-anak muda tentang ancaman nyata penyakit yang satu ini.

 

Mengapa Rematik Menyerang Anak Muda

Sebenarnya bisa dengan sangat mudah ditebak apa penyebab rematik di usia muda. Tidak lain adalah gaya hidup yang tidak sehat. Ini sama dengan penyebab penyakit lainnya.

Namun, di samping gaya hidup, ada juga faktor penyebab lainnya. Salah satunya adalah faktor genetika. Bagi mereka yang punya orang tua terkena penyakit rematik, risiko terkena rematik saat masih muda sangat besar. Selain itu, jenis kelamin juga mempengaruhi. Ternyata, penderita rematik lebih banyak wanita daripada laki-laki. Ini terkait hormon estrogen di dalam tubuh wanita. Hormon inilah yang sistem imun melakukan auto imun. Sayangnya, auto imun sering membuat imun menyerang jaringan yang baik, terutama sendi.

Terlepas dari faktor tersebut, faktor gaya hidup yang kurang sehat yang harus diperhatikan.

  1. Berat Badan Di Atas Normal

Sudah menjadi rahasia umum jika anak remaja memiliki berat badan di atas normal. Mereka yang mulai bekerja biasanya mengalami kenaikan berat badan yang signifikan.

Masalah kegemukan pada remaja disebabkan oleh banyak hal. Namun, yang perlu mendapatkan banyak perhatian adalah tentang pola makan. Banyak remaja yang tidak memperdulikan pola makan mereka. Apalagi jika ternyata mereka lebih sering mengkonsumsi makanan pemicu rematik di usia muda seperti jeroan dan kacang-kacangan. Kondisinya bisa lebih gawat lagi.

Oleh sebab itu, anak-anak yang masih muda perlu meluangkan waktu untuk mengetahui lebih banyak mengenai bagaimana mereka menjaga kesehatan. Mereka juga perlu tahu apa yang perlu dilakukan untuk mencegah penyakit-penyakit berbahaya, terutama rematik.

  1. Suka Minum Kopi

Sebenarnya, tidak masalah jika anak muda suka minum kopi. Asalkan ada aturan. Harus ada batasan sehingga kopi tidak membuat mereka berisiko terkena rematik.

Minum kopi seolah menjadi gaya hidup sekarang. Nongkrong pasti ditemani dengan kopi. Rapat atau sedang melakukan pertemuan, sajiannya kopi. Makanya, banyak sekali coffee shop yang tersebar hampir di semua kota di Indonesia saat ini. Dan kafe tersebut sudah menjadi tempat nongkrongnya anak-anak muda.

Agar kopi tidak menyebabkan rematik di usia muda, hal tersebut harus diimbangi dengan mengkonsumsi air putih yang banyak dan juga jus buah. Dan harus pilih-pilih juga jenis kopi yang dikonsumsi. Sebaiknya, kopi yang dipilih adalah kopi murni, bukan kopi yang sudah dicampur dengan berbagai bahan lainnya. Itu sangat berbahaya.

Jika dilihat lebih jauh lagi, bukan kopi saja yang menyebabkan rematik. Teh juga. Pasalnya, kedua minuman ini mengandung kandungan yang sama, yaitu kafein. Hanya saja, kopi sering dikatakan penyebab rematik karena kandungan kafeinnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan kafein pada teh.

  1. Merokok

Merokok sering dikaitkan dengan penyakit paru-paru dan juga gangguan pernafasan. Tidak banyak yang menjelaskan bagaimana merokok bisa menyebabkan rematik. Padalah, menurut para ahli kesehatan, perokok memiliki risiko terkena reumatoid artritis yang sangat tinggi.

Tiga hal tersebut dianggap sebagai pemicu paling besar anak muda terkena rematik. Semoga Anda bukan satu di antara anak muda yang berisiko terkena rematik saat muda.

Hal Sepele Tapi Bisa Menjauhkan Dari Rematik

Dari penjelasan tersebut di atas, tentu saja Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan. Agar terhindar dari rematik, Anda harus memiliki berat badan yang ideal, kurangi mengkonsumsi kopi, dan berhenti merokok. Kelihatannya mudah. Namun, pada kenyataannya sulit. Contohnya saja berhenti merokok. Bagi perokok berat, bukan hal yang mudah untuk bisa berhenti merokok.

Untuk menurunkan risiko rematik di usia dini, hal sepele berikut ini bisa Anda lakukan.

  • Berjemur

Fakta menunjukkan berjemur ternyata bagus untuk menjauhkan Anda dari terkena penyakit rematik. Sangat disarankan agar Anda berjemur di pagi hari. Sinar matahari di pagi hari akan memberikan vitamin D pada tulang. Inilah yang membuat Anda terhindar dari masalah rematik.

  • Olahraga Teratur

Agar tulang selalu dalam kondisi baik dan kuat, maka Anda perlu berolahraga secara rutin. Pilih olahraga yang Anda sukai. Atau setidaknya Anda lari pagi 2-3 kali setiap minggu. Ini sudah sangat bagus untuk kekuatan tulang.

  • Memberikan Nutrisi Pada Tulang

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pola hidup yang sehat sangat menentukan. Maka dari itu, Anda harus pastikan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat setiap hari.

Akan lebih baik jika Anda mau mengkonsumsi Joint Formula. Ini adalah suplemen dari Synergy yang sangat baik untuk mencegah serta mengobati rematik. Anda tidak perlu khawatir karena produk ini 100% aman. Produk kesehatan ini sudah melewati uji FDA atau Food and Drugs Administration. Jadi, bisa dipastikan keamanan dari produk yang satu ini.

joint formula

 

Sekarang, tinggal Anda sendiri apakah ada kemauan untuk melakukan pencegahan atau tidak. Yang pasti, pencegahan itu jauh lebih baik daripada pengobatan. Jagalah kesehatan kesehatan selagi masih muda. Mulailah dengan hal-hal yang sederhana seperti olahraga rutin dan menjaga pola makan yang sehat. Jangan sampai Anda terkena masalah kesehatan yang berbahaya, seperti rematik di usia muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website