liburan dengan kartu kredit

Semua pihak dilibatkan untuk membuat semakin banyak orang melakukan transaksi secara cashless. Dari pihak perbankan seperti Bank HSBC, mereka melakukan terobosan baru, yaitu menawarkan produk HSBC Visa Signature Indonesia. Ini merupakan kartu kredit yang akan membuat lebih banyak orang melakukan transaksi non tunai.

Sebenarnya, ada produk lainnya lagi yang juga ditawarkan seperti Kartu Kredit Platinum dan Kartu Kredit Cashback. Akan tetapi, HSBC dengan Kartu Signature ingin membidik orang-orang yang suka traveling.

Hal ini dilakukan oleh Bank HSBC karena adanya fakta mengenai peningkatan jumlah traveller ke luar negeri. Pada tahun 2016, ada sekitar 8,4 juta orang yang berlibur ke luar negeri. Sementara itu, angka tersebut naik pada tahun kemarin, yaitu 9,1 juta orang. Dan banyak pihak memprediksi angka ini akan naik signifikan pada tahun 2018 ini dan di tahun-tahun mendatang.

Apa faktor pemincunya? Banyak sekali faktor yang membuat orang semakin berani untuk berlibur ke luar negeri. Tingkat ekonomi yang naik sepertinya menjadi faktor yang paling signifikan. Tentu seseorang harus punya cukup uang untuk bisa berlibur ke luar negeri, bukan?

Akan tetapi, perbankan juga sebenarnya menjadi faktor lain. contohnya saja yang dilakukan oleh Bank HSBC. Produk Kartu Kredit Signature dibuat untuk membuat orang lebih mudah dan lebih hemat ketika melakukan traveling ke luar negeri. Ada banyak sekali keuntungan seperti cicilan yang rendah, diskon di ribuan merchant di seluruh dunia, serta poin reward setiap transaksi.

Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang terdorong untuk berlibur ke luar negeri. Dan memang di sisi lain, penggunaan kartu debit yang juga sebagai cara bertransaksi cashless dianggap ribet, khususnya jika berada di negeri orang.

Traveller Mulai Meninggalkan Kartu Debit

Sebenarnya tidak semua traveller meninggalkan kartu debit. Tetap saja mereka memiliki kartu debit. Hanya saja, penggunaannya semakin jarang. Kenapa? Ada banyak sekali penyebabnya.

  1. Mengambil Keuntungan Dari Kartu Kredit

Traveling merupakan kegiatan yang membutuhkan banyak uang. Apalagi traveling ke luar negeri. Jelas butuh biaya yang tidak sedikit. Butuh waktu yang cukup lama untuk bisa memiliki tabungan yang bisa digunakan untuk berlibur ke luar negeri.

Padahal, anak-anak muda sekarang ini tidak hanya satu atau dua kali ke luar negeri setiap tahunnya. Generasi milenial kini doyan sekali traveling. Mereka lebih memilih untuk mendapatkan new experience dengan cara mengunjungi tempat wisata yang asyik daripada memiliki barang seperti mobil. Dan untuk memuaskan keinginannya tersebut, banyak dari mereka yang mengandalkan Kartu Kredit Visa Signature. Jadi, mereka tetap bisa traveling kemana saja tanpa harus khawatir masalah keuangan.

  1. Terbatas

Sekarang ini, hampir semua bank mengembangkan layanan kartu kredit mereka dengan cara bekerjasama dengan berbagai merchant. Tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Tidak lain hal ini dilakukan agar semakin banyak orang yang menggunakan produk kartu kredit mereka tersebut.

Sementara itu, produk kartu debit seolah-olah tidak mendapatkan perhatian. Karena memang sekarang ini bank menggenjot pendapatan mereka dari produk kartu kredit, bukan kartu debit.

Itulah mengapa jika Anda membawa kartu debit saat liburan apalagi ke luar negeri, Anda akan menemukan kesulitan. Pasalnya, tidak semua merchant memakai alat untuk transaksi kartu debit. Kalaupun ada, mungkin tidak sama dengan bank yang Anda pilih. Akibatnya, ada charge yang harus Anda bayar. Bukannya lebih murah tapi juga lebih mahal, bukan?

  1. Saldo Terbatas

Kartu kredit itu seolah kartu magic. Karena Anda bisa menggunakannya untuk apa saja asalkan tidak sampai limit. Namun, jika menggunakan kartu debit, Anda hanya bisa gunakan sebanyak saldo yang Anda punya.

Anda bayangkan bagaimana jika ternyata saldo kartu debit Anda habis. Dan Anda masih ada di luar negeri. Semoga saja hal ini tidak terjadi pada Anda. Beda jika Anda membawa kartu kredit. Anda tetap bisa tenang karena ada kartu yang bisa Anda andalkan untuk transaksi, entah itu untuk booking hotel, belanja, maupun untuk beli tiket pesawat.

Nah, masuk akal kan mengapa banyak traveller yang mulai menginggalkan kartu debit dan beralih ke kartu kredit?

Keamanan Menjadi Perhatian

Anda mungkin masih ingat ada kasus pembobolan kartu kredit. Kasus semacam itu memang masih sering terjadi hingga saat ini. Maka dari itu, pihak perbankan selalu mengedukasi pemegang kartu kredit tentang bagaimana agar nomor kartu kredit tidak dibobol hacker.

Namun, tentu itu bukan satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kejahatan kartu kredit. Pihak polisi juga dilibatkan. Sekarang ini, keamanan transaksi cashless semakin ditingkatkan dengan menggendeng semua stakeholder. Apalagi saat ini hampir semua bank genjor-genjoran untuk mendapatkan customer kartu kredit. Konsekuensinya, mereka harus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam hal keamanan.

Tentu tidak hanya kartu kredit untuk jalan-jalan. HSBC juga terus meningkatkan keamanan untuk produk Kartu Kredit Platinum untuk belanja online. Apalagi sekarang ini, semakin tinggi juga kemauan orang untuk belanja online dengan menggunakan kartu kredit. Dan justru di sinilah letak kerawanan tindakan kejahatan cyber.

Jadi, Anda sebenarnya tidak perlu takut lagi menggunakan kartu kredit. Semakin sulit bagi para hacker untuk membobol kartu kredit. Yang perlu Anda lakuan hanyalah menjadi pribadi yang bijak dalam menggunakan kartu kredit. Dengan demikian, kartu kredit bisa benar-benar memberikan manfaat, bukan madhorot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website