fbpx

Istilah osteoporosis sudah bukan hal asing lagi selama beberapa tahun terakhir. Pola hidup yang minim olahraga dan jarang mengonsumsi makanan sehat memang menjadi pencetus osteoporosis. Meskipun edukasi tentang penyakit tersebut semakin memadai, nyatanya masih banyak pula mitos tentang osteoporosis yang diketahui banyak orang.

 

Jadi, manakah mitos tentang osteoporosis yang Anda ketahui kebenarannya?

Atau justru Anda sendiri yang masih terjebak dalam mitos-mitos tersebut?

Yuk kenali mitos-mitos keliru tentang osteoporosis satu per satu:

Osteoporosis Sangat Menyakitkan

Faktanya, mayoritas pengidap osteoporosis justru tidak menyadari dirinya mengidap penyakit tersebut. Itulah sebabnya pemeriksaan awal mengenai tingkat kepadatan tulang sangat penting untuk mendeteksi osteoporosis sedini mungkin. Jangan sampai Anda telanjur mengalami patah tulang karena osteoporosis yang kondisinya sudah parah.

Osteoporosis Hanya Terjadi pada Wanita

Mitos tentang osteoporosis yang tak bisa menyerang pria hanyalah isapan jempol yang harus diungkap kebenarannya. Osteoporosis memang lebih rentan menyerang wanita daripada pria, dengan perbandingan risiko sebesar 4:1. Namun, bukan berarti pria tidak bisa mengidap penyakit tersebut. Kaum pria juga bisa mengidap osteoporosis jika keluarganya memiliki riwayat penyakit tersebut atau sering mengonsumsi obat-obat kortikosteroid.

Orang Berpostur Normal Tak Akan Terkena Osteoporosis

Osteoporosis tidak berkaitan dengan postur tubuh seseorang. Jadi, orang yang postur tubuhnya normal tidak luput dari risiko osteoporosis. Sebaliknya, postur tubuh yang membungkuk juga tidak memperbesar risiko osteoporosis. Karena penyakit yang satu ini bergantung pada kondisi kepadatan tulang, bukan struktur tulang atau postur tubuh secara keseluruhan.

Osteoporosis Tidak Bisa Dicegah

Riwayat keturunan dengan osteoporosis memang membuat seseorang memiliki risiko lebih besar dibandingkan orang lain. Namun, bukan berarti osteoporosis tidak dapat dicegah. Anda bisa menjalani pola hidup sehat untuk meminimalkan risiko osteoporosis. Olahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan tidak merokok adalah hal-hal sederhana yang ampuh meminimalkan risiko osteoporosis.

Osteoporosis Bisa Dicegah dengan Kalsium Dosis Tinggi

Kalsium memang merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung kepadatan tulang. Namun, bukan berarti Anda harus selalu mengonsumsi kalsium dosis tinggi bila mengalami osteoporosis tahap awal. Tubuh Anda juga butuh asupan nutrisi lain berupa vitamin D, glukosamin, dan kondroitin sulfat agar kepadatannya tetap terjaga dengan baik.

Oleh sebab itu, Anda patut mengonsumsi Joint Formula dari Synergy untuk meminimalkan risiko osteoporosis. Joint Formula adalah suplemen yang terdiri dari glukosamin, kondroitin sulfat, metilsulfometana (MSM), dan devil’s claw. Perpaduan kandungan alami dalam Joint Synergy sangat efektif untuk mencegah osteoporosis. Bahkan, produk Synergy ini juga dapat membantu mengatasi masalah nyeri lutut dan tulang rawan. Sehingga Anda tetap leluasa beraktivitas tanpa terganggu oleh nyeri sendi. Konsumsi Joint Formula secara teratur akan membantu menyembuhkan radang sendi dan mencegah kerusakan tulang rawan.

 

joint formula

 

Pengidap Osteoporosis Tidak Boleh Berolahraga

Kondisi osteoporosis akan semakin parah jika pengidapnya tidak berolahraga. Biasanya dokter akan menyarankan olahraga-olahraga ringan yang tidak membebani kondisi tulang. Beberapa jenis olahraga seperti taichi, berenang, angkat beban, aerobik, dan latihan keseimbangan justru sangat baik untuk pengidap osteoporosis. Gerakan yang tidak terlalu ekstrem akan meminimalkan risiko cedera tulang saat berolahraga. Sehingga para pengidap osteoporosis bisa menghindar dari risiko patah tulang.

Jangan sampai osteoporosis merenggut kesehatan Anda secara diam-diam. Mulailah menjalani pola hidup sehat dan lakukan pemeriksaan kepadatan tulang secara berkala. Karena osteoporosis yang terdeteksi sejak dini masih bisa diatasi agar kondisinya membaik.

Sumber:
https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2699952/6-mitos-tentang-osteoporosis
http://jayakartanews.com/10-mitos-tentang-osteoporosis/
http://dietsehatsynergy.com/manfaat-joint-formula-yang-baik-untuk-kesehatan-sendi/
http://www.koran-jakarta.com/memilih-olah-raga-yang-tepat-bagi-penderita-osteoporosis/
Diakses pada: 9 Agustus 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *
Email *
Website